Selamat bergabung di blog kami

Kamis, 19 Mei 2011

Teori Adam Smith

Posted by Admin 04.33, under | No comments

4.1.2. Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik
4.1.2.1. Teori Adam Smith
Adam Smith menyatakan bahwa proses pertumbuhan ekonomi dalam jangka
panjang secara sistematis ada dua aspek, yaitu:
A. Pertumbuhan Output Total
1. Sumber alam yang tersedia (masih diwujudkan sebagai faktor produksi tanah).
Menurut Smith, sumber daya alam yang tersedia merupakan wadah paling
mendasar dari kegiatan produksi suatu masyarakat. Jumlah sumber daya alam
yang tersedia merupakan batas maya bagi pertumbuhan perekonomian, maksudnya jika
sumber daya ini belum digunakan sepenuhnya, maka jumlah penduduk dan stok modal
yang ada memegang peranan dalam pertumbuhan output.
2. Sumber insani (jumlah penduduk).
Sumber daya insani mempunyai peranan pasif dalam proses pertumbuhan output.,
Jumlah penduduk akan menyesuaikan diri dengan kebutuhan akan tenaga kerja dari suatu
masyarakat.
3. Stok barang modal
Stok modal menurut Smith merupakan unsur produksi yang secara aktif
menentukan tingkat output. Peranannya sangat sentral dalam proses pertumbuhan output,
sehingga jumlah dan tingkat pertumbuhan output tergantung pada laju pertumbuhan stok
pengaruh stok modal terhadap tingkat output total bisa secara langsung dan tidak
langsung. Pengaruh langsung, maksudnya adalah karena pertambahan modal akan
langsung meningkatkan output, sedangkan pengaruh tidak langsung maksudnya adalah
peningkatan produktifitas perkapita yang dimungkinkan karena adanya spesialisasi dan
pembagian kerja yang semakin tinggi.
B. Pertumbuhan Penduduk.
Menurut Smith yang sangat menentukan jumlah penduduk pada suatu masa tertentu
adalah tingkat upah pada saat itu. Jika tingkat upah yang berlaku lebih tinggi dari pada
tingkat upah subsisten (tingkat upah yang hanya cukup untuk hidup pas-pasan), maka
jumlah penduduk akan meningkat. Smith juga menyatakan bahwa tingkat upah
ditentukan oleh stok kapital dan tingkat pertumbuhan output. Oleh karena itu jumlah
penduduk akan meningkat atau menurun tergantung pada stok modal dan tingkat
pertumbuhan ekonomi pada suatu masa tertentu (Abdul Hakim, 2002, hal. 67).

0 komentar:

Poskan Komentar